Mahasiswa Dompu, Just Read it!

dompu-balon

Dompu, tempat saya besar dan berkembang. Ya… Dompu, kota yang sangat berkesan bagi saya, ilmu, kepribadian, teman, saya dapatkan di sana. Sekarang saya sedang merantau di Mataram untuk menuntut ilmu. Tidak jauh memang, tapi saya merasakan perbedaan yang signfikan antara kedua kota ini. Bukan masalah keramaian dan keindahannya, tetapi kepribadian dari orangnya (native). Mataram berkembang dengan orang-orang yang memandang jauh ke depan untuk, bagaimana dan apa yang akan dilakukannya. Mataram adalah kota No.1 di Nusa Tenggara Barat sekarang, tidak sebanding memang jika kita bandingkan dengan Dompu.

Image and video hosting by TinyPicTapi jangan salah! Dalam bidang pariwisata, Dompu tidak kalah dalam bidang ini, apalagi untuk urusan pantai, bisa dibilang sebanding. Tetapi daya pikir masyarakatnya lah yang membuat ini berbeda. Pandangan saya, masyarakat Dompu hanya bisa berharap dari pemerintah saja untuk kemajuan daerahnya. Apakah pemerintah bisa mengurus itu semua tanpa campur tangan kita, masyarakat? Lakey, Napa, Satonda, ibarat permata yang masih terbungkus dan belum terlihat oleh dunia luar. Kita lihat hanya ada beberapa orang yang mempublikasikan itu semua ke Dunia luar; Facebook, Twitter, Blogger, itu semua sudah familiar bagi kita dan media itu digunakan oleh berjuta-juta orang di dunia ini, kenapa kita tidak mulai juga dan memanfaatkan itu semua?

Kita bantu daerah Kita mempromosikan kelebihannya ke dunia luar sebagaimana Lombok lakukan. Kalian bisa searching di google, berapa banyak website/blog yang membahas Kota Dompu? masih sangat kurang! Apakah hanya official website pemerintah Dompu saja yang bisa membahasnya? kita juga bisa. Dan setahu saya, website pemerintahpun beritanya jarang diupdate dan baru-baru ini saja aktif. Jika hanya menunggu pemerintah saja yang melakukannya, kapan nama Dompu akan dikenal oleh masyarakat luar? apalagi international. di Indonesia saja, nama Dompu masih ditanya oleh daerah lain, khususnya yang kuliah keluar daerah, contohnya di Makassar dan Malang. Dan bahkan, parahnya lagi, mereka hanya lebih mengenal Bima dari Dompu. parah, kan?!

Saya bukannya sok disini atau menulis iseng, tapi saya ingin kalian tahu betapa besarnya potensi daerah kita. Khususnya mahasiswa, apakah kalian pernah ditanya oleh teman kampus kalian “ Dompu itu dimana? ” apa yang kalian jawab ? “ Dompu itu blalalalalalala” Miris!?

Jika kita bersama-sama dalam mempromosikan daerah kita keluar, bukan mustahil Dompu bisa bersaing, terutama dalam bidang pariwisita. Untuk mahasiswa seperti kita, kita tunjukkan sifat baik kita di tempat rantauan, jangan membuat opini orang menjadi jelek tentang daerah asal kita. Apapun yang kita lakukan, itu gambaran dari diri kita dan daerah asal kita. Mari kita sama-sama tunjukkan kearifan lokal Daerah kita yang dikenal ramah dan santun, seperti dengan kata “santabe ta” dan Lembo ade”, walau hanya  dengan dua penggal kata, itu akan sangat bermakna dan akan menunjukkan bahwa kita juga punya kearifan lokal.

Dalam memperkenalkan pariwisata kita terutama bahari, yang memiliki keahlian dalam bidang informatika, coba lakukan langkah kecil dengan membuat situs yang berhubungan dengan Dompu. Dengan begitu, apa yang kalian dapatkan di tempat kuliah, akan sangat terasa manfaatnya bagi pengembangan daerah kita, bukankah begitu?

Kita sudah sarjana, pulang?? daftar PNS?? gak lulus tes?? terus pakai jalur khusus?? bagus memang dan menjamin, tapi setelah itu apa?. Pengalaman kita di daerah rantauan itu, sangat berguna bagi daerah asal kita. Kalian bisa tahukan bagaimana perbedaannya Dompu dengan Daerah rantauan kalian? dari situ kita bisa sama-sama berkreatif dan berinofatif dalam membangun Dompu tercinta.

saya mempunyai kalimat terakhir “ Kita mencari ilmu dan pengalaman ke barat, mari kita kembali ke timur dengan ilmu yang kita miliki untuk memajukan daerah kita”, jangan kita balik ke Dompu dalam keadaan yang sama seperti waktu kita merantau, wahai mahasiswa. 

Hendra Trisnayadi

Mahasiswa Dompu, Just Read it!
1 vote, 5.00 avg. rating (84% score)

About the author

5 Comments

  1. Aditya mengatakan:

    hahaha.
    jgn liat dari sisi pariwisatanya aja dong.
    mgkin anda sendiri yg belum cukup tau bagaimana nama Dompu lebih di kenal di bidang-bidang lain.
    hanya mengandalkan google saja tidak cukup hahay.
    banyak2 membaca dan mengecek lagi mas.
    apa lagi masnya di mataram,di bidang seni saja orang Dompu mendominasi di mataram apa lagi di bidang Olahraga.
    klo di pulau bali hampir mereka skrg tau DOMPU itu dmn,contohnya saja mereka tidak menyebutkan pantai kita Lakey Beach tetapi Lakey Peak.
    oke masnya ;)
    terus belajar kembali.hehe

  2. ABADOLE mengatakan:

    hehehe mantap….

    mahasiswa sekali..

    :)

  3. hendra mengatakan:

    hehe.. sya cuma menyalurkan aspirasi saja,,, Kalau memang orang sekedar mengenal, semua orang bisa, tapi setidaknya kita masyarakat Dompu bantu mempromosikannya,, bidang olahraga, pendidikan, sya tahu.. :D
    tapi saya cuma meninginkan Dompu lebih dikenal lagi,, terutama mahasiswa

  4. tb mengatakan:

    nyimak aja gan, asal positif lanjut…. :) salam buat yang di sana..

  5. Furkan mengatakan:

    Eh tulisannya di copas oleh koran lokal tanpa mencantumkan sumbernya. sulit sekali ini media – media yang tidak tahu menghargai, minimal mencantumkan sumbernya.

Leave a Comment

Powered by WordPress | Deadline Theme : An AWESEM design

Breaking News :